MaNuSiA pEnDeK aKaL-bEsAr TeMbErANgNyA!

Sebuah Kisah Klasik... Kisah klasik? Aku datang ke IP dengan seadanya. Aku tidak tahu jadual dan kami diberitahu yang kami akan daftar hostel 24/05 dan apa yang kami tahu interaksi bermula 25/05. Yah! dengan pakaian yang lengkap datanglah Aku dan rakan2 ke kelas walaupun pada hakikatnya hati kami belum bersedia sepenuhnya. Loo....Mana ada kelas! tunggu punya tunggu tak da kelas rupanya...Bukan mau berkira tapi berfikir apa punya sistem la...Kami tak diberi jadual lebih awal jadi, manalah kami tahu hari ini......bikin kelam kabut aja.
Ada rasa gembira juga dapat berkumpul sesama kami. Apa yang dikongsikan? Tidak banyak yang dikongsikan. Aku pun tak tahu dan ini Aku sedari dari dulu tiada satu habit diantara kami untuk berkongsi dan menrefleksi pengalaman dan ilmu masing - masing kecuali diminta oleh pensyarah. Aku sebenarnya manusia yang suka berkongsi apa yang Aku ada dan cuba menyatakan apa yang ku rasa, ku alami dan Ku ambil. Walaupun Aku suka...Aku juga ada rasa 'ah! biarlah mereka yang cakapkan...mereka lebih tahu'. Entahlah...antara puji atau sinis! Manusia ini hipokkrit! Manusia ini penjelous! Manusia ini pendek akalnya! Mulanya Aku rasakan ianya hanya gurauan semata dan kini Aku rasakan sebaliknya...Cuma Aku hanya mampu berdoa agar biarlah Aku sentiasa berfikiran positif kerana Aku tahu itulah Aku. Tahap pemikiran mereka berbeza dengan Ku. Tahap pemikiran setiap manusia berbeza bukan hanya kerana ijazah yang dimiliknya tetapi kerana pengalaman hidupnya dan juga 'ilmu hidup' yang dimilikinya. Dan Aku yakin Aku berbeza dengan mereka kerana ini.....

SeDaLaM mAnA cInTa Ku.....

Betapa dalamnya cinta Mu pada ku..
Mengapa aku tidak sedar akan dalamnya cinta Mu pada ku..
Atau aku yang naif tentang cinta Mu pada ku..
Atau aku yang Buta melihat cinta Mu..
Atau aku tawar merasakan cinta Mu..

Terima Kasih Allah Yang Maha Esa..
Mengutuskan Kekasih Mu ini kepada ku..
Kekasih yang selama ini mencintai ku..
Kekasih yang selama ini melindungi ku..
Sehinggah akhir hayatnya menyintai ku..

Terima Kasih Allah yang Maha Pengasih..
Mengutuskan Kekasih Mu ini kepada ku..
Kekasih yang selama ini mencintai ku..
Kekasih yang selama ini melindungi ku..
Di saat aku memikirkan adakah lagi manusia menyintai ku..
Di saat aku membayangkan siapakah manusia masih ada cinta..
Di saat aku mengkhayalkan cinta sejati darinya..
Di saat aku ingin berkongsi cinta dengannya..

Terima kasih Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang..

AIRMATA RASULULLAH SAW...
Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkansalam.
"Bolehkah saya masuk?" tanyanya.
Tapi Fatimah tidak mengizinkannyamasuk.
"Maafkanlah, ayahku sedang demam",
Kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu. Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah.
"Siapakah itu wahai anakku?"
"Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya."
Tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi - bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang.
"Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yangmemisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikatul maut,"
Kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya. Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut sama menyertainya. Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut roh Kekasih Allah dan penghulu dunia ini.
"Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?".
Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah.
"Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti roh mu. Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu."
kata Jibril. Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan.
"Engkau tidak senang mendengar khabar ini?", tanya Jibril lagi.
"Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?"
"Jangan khawatir, wahai Rasul ! Allah, aku pernah mendengar Allahberfirman kepadaku: "Ku haramkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya," kata Jibril.
Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan roh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernyamenegang.
"Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini."
Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang disampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka.
"Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?"
Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu.
"Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal," kataJibril. Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tidak tertahankan lagi.
"Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku."
Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu. Ali segeramendekatkan telinganya.
"Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku"
"peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu."
Diluar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan.
"Ummatii,ummatii,ummatiii?" - "Umatku, umatku, umatku"
Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu. Kini, mampukah kita mencintai sepertinya?
Allahumma sholli 'ala Muhammad wa baarik wa salim 'alaihi.
Betapa cintanya Rasulullah kepada kita.

NB:Kirimkan kepada sahabat-sahabat muslim lainnya agar timbul kesadaran untuk mengingat maut dan mencintai Allah dan RasulNya, seperti Allah danRasulnya mencintai kita.

Wasalam

Bangun!!!!!!!!!!

Hari ini tak ada yang menarik melainkan yang tak menarik. Setelah 3 hari bercuti aku pikir aku ke sekolah dengan segar bugar.. rupanya tidak. Aku sakit kepala dan mengantuk tak tentu pasal. Di awal waktu memandangkan aku free n PJK tidak dilaksanakan, aku membawalah murid - murid Mawar melihat benih sawi yang tumbuh... mereka happy sangat bila tengok perubahan tu..
Lepas tu ada perbincangan guru - guru PK... Aku masuk lambat...mengurus murid ni masuk kelas semula. Ada beberapa perkara yg ditimbulkan dalam perbincangan tadi :
1. Pemakaian uniform bagi setiap penasihat / guru unit beruniform PK... (Ditegaskan dalam kelembutan)
2. Perlaksanaan aktiviti dalam Persatuan Pemainan
3. Pendaftaran murid PK
4. Pemilihan Perserta Perkhemahan dan guru pengiring
5. Sambutan Hari Guru dan aktivitinya

What's My Personality Type?


Life as an ESFP (Extravert, Sensor, Feeler, Perceiver)
People of this type tend to be: warm, gregarious, and playful; impulsive, curious, and talkative; sensitive, caring, and gentle; social and unpredictable with a great zeal for life; active, responsive, and highly aware of the physical world. The most important thing to ESFPs is freedom to be spontaneous, have fun, and enjoy the company of others.
Great careers for ESFPs
Here are just a few popular and often satisfying careers for people whose Personality Type is ESFP.
>Early childhood education teacher (Wah! betullah.. Wpun sekolah rendah but LD yer!)
>Dental assistant (Tak pernah tercapai akal ku.. hehheheheh)
>Physical therapist (May be if aku tak jadi sigu)
>Home health social worker (juga maybe coz aku ini degree in psychology..)
>Public relations specialist (heheheheh pernah bercita - cita but English nda terror ba)
>Radiological technician (ermm...)
>Occupational therapist (ngamlah.. Industrial & Organisational Psychology ku...dekat2 la tu)
>Travel agent / tour operator ( ceewah! ini memang bannar! aku pernah kerja di tour operator!)
>Promoter (Promot keropok masa bazar di sekolah.. hehheheheheh)
>Actor (Belum try belum tahu..)
>Veterinarian (selain cepat kesiankan manusia, aku juga cepat kesiankan haiwan tapi, aku x pet!)
>Special events coordinator (Aku ada sijil tourism n event management)
>Marine biologist (wahhh.. macam tau2 ja one of my dream dapat lesen scuba dive..kena blajar berenanglah dulu kan.. aku x pandai berenag ba)
>Sales: sports equipment (tak pernah plak aku kerja salesgirl..tapi kenapa sports equipment ar?)
How to Love an ESFP
>Appreciate my enthusiastic and easy going nature.
>Have fun with me - try the spontaneous adventures I suggest.
>Be a supportive and non-judgmental listener.
>Be gentle but specific when discussing problems.
>Try not to restrict my freedom or force decisions too quickly.
>Above all - Express your own feelings and let me know you appreciate the many ways I nurture you.
Parenting ESFPs
>The Joys and Challenges of Raising ESFPs:
>They are happy-go-lucky, playful, and high spirited, but may also be distractible, disorganized, and impulsive. While they are affectionate, sensitive, and responsive, they tend to see only the good in others so they may be easily hurt or manipulated.

What works with ESFPs:
Patiently model moderation and distract them from misbehavior by letting them help give them very specific directions and instructions: show them what you mean accept their need to be physically active and don't expect them to be able to sit still for more than a few minutes.


Parents of ESFPs:
They'll know you really love them when you...throw a surprise appreciation party for them.
SpeedReading ESFPs
The key to success lies in your ability to quickly size others up, and speak their language. Here are just a few clues for SpeedReading (understanding) and SpeedReaching (communicating with) ENFPs.


How to Spot ESFPs:
friendly, approachable, and easygoing,energetic, talkative, and playful, curious, excitable, and spontaneous, express concern about the problems of others.
Tips for Communicating with ESFPs:
>Be friendly, and yet straightforward
>Emphasize how to help others in practical ways
>Take action! Respond immediately to requests
>Appeal to their common sense
Mr. Right!!!!! - ENFJ
Life as an ENFJ (Extravert, Intuitive, Feeler, Judger)
People of this type tend to be: friendly, outgoing, and enthusiastic; affectionate articulate, and tactful; highly empathetic but easily hurt; creative and original; decisive and passionately opinionated, productive, organized, and responsible.
The most important thing to ENFJs is their relationships, and the opportunity to communicate and connect with others.
Great careers for ENFJs
Here are just a few popular and often satisfying careers for people whose Personality Type is ENFJ.
>Advertising account executive
>Magazine editor
>Therapist
>Career or outplacement counselor
>Corporate trainer
>Bilingual education teacher
>College professor: humanities
>Fund raiser
>TV producer
>Occupational therapist
>Holistic health practitioner
>Marketing executive
>Writer / journalist
>Social worker
>Human Resources professional

How to Love an ENFJ
>Encourage me to express my feelings and opinions.
>Share your own reactions and emotions with me.
>Tell me how much you love me and appreciate all the ways I enrich your life.
>Make the effort to really get to know and understand my philosophical nature.
>Try to keep our home orderly.
Above all - support my feelings and work to restore harmony between us quickly.

My27








15 Mei n 16 mei 2008

Cak! Im in greennn... Dua hari yang aku lalui penuh bermakna dan punya cerita sendiri.. Tahun in aku sudah menginjak usia 27 tahun.. yah.. banyak sudah yang ku lalui yang pahit manis dan juga masam - masam manis.. Syukur ke Hadrat Illahi panjang umur ku untuk merasai usia 27 tahun ini dan juga kesempatan menerima ucapan "selamat hari guru"..
15 mei..
Doa dan ucapan daripada teman dan rakan... Terima Kasih ingat akan aku di sini walau jauh di mata..Disimpulkan inilah ucapan streotaip namun sgt bermakna..."Semoga diberikan rezeki yang banyak...kesihatan yg baik..umur yg panjang..dipercepatkan jodoh..menjadi guru yang baik..anak yang baik..jgn nakal2 lagi dan jangan lupa blanja!" Semoga dengan doa - doa kalian mempercepatkan lagi termakbulnya doa - doa dan impian ku selama ini ...:-). Semoga kalian juga bahagia dan hidup diberkati ALLAH.
* yang seorang guru tu - Jadilah guru yg hadirnya dinanti & perginya dirindui
* yang kerja gomen, gomen separuh dan bukan gomen - Jadilah pekerja yang dedikasi dan terpuji bukan mintak puji.
* yang buka bisnis tu - Semoga jadi jutawan! nanti aku minta doa drpd murid ku..hehhehe.. mereka ni bakal ahli syurga..
> yang dah kahwin tu - semoga dikurniakan anak cepat - cepat
> yang dah ada anak tu - semoga dikurniakan anak yang ramai dan soleh soleha
> yang dah tunang tu - Semoga jodoh mu dipercepatkan
> yang tengah bercinta tu - Semoga itulah pilihan terbaik untuk mu
> yang belum bertemu jodoh tu - Semoga diperlihatkan siapa dia oleh-Nya.
16 Mei..

Ada dua perkara yang "melekat" di kepala ku hari ini..

1. Ucapan - ucapan salam hari guru, kad ucapan, cenderahati dan juga ros merah daripada sesama rakan. Kiriman ucapan SMS daripada member-member yang memenuhi inbox ku. Dan yang paling best drpd member2 lama (hehheh yg tahu aku ni sigu). Satu pengalaman baru bagiku.
2. Bunuh diri!!!!???? Cikgu! ada orang mau bunuh diri!!.. Ya Rabbi kenapa boleh jadi macam ni? Terbayang - bayang aku rakaman budak yang mahu bunuh diri dlm satu rancangan di astro prima berkenaan bunuh diri. Ini bukan murid pendidikan khas yang boleh bertindak diluar pemikiran normal atau bertindak di dalam pemikiran yang luar biasa. Ini murid normal! Sama ada dia benar - benar mahu bunuh diri atau hanya mahu minta perhatian, murid ini punya sebab yang munasabah untuk melakukan tindakan ini. Siapa dia? Apa latar belakang masalah emosi n tingkah lakunya? Mesti ada sebab dia bertindak begini. Akhirnya dia selamat.. rakannya juga yang berjaya memujuknya.. itulah kuasa kawan.. Aku cuba mendekatinya... Hayya! Baru nampak mukanya aku dah menangis (sikap ku yg tak pandai sembuh2 dan sehinggah saat ini aku menangis mengenangkannya). Kasihan betul aku tengok.. Ya la budak2 sekolah rendah kenapa sampai begitu tahap pemikiran mereka. So, aku tak jadi mendekatinya lagipun ku lihat dah ada guru dan rakan2nya cuba menenangkannya. InsyaAllah diizinkan kesempatan dan juga kekuatan aku cuba mendekati murid ini..

Trima Kasih MY lovely bestfriend's Mon coz sponsor kek ni.... Smoga Allah memberkati usaha mu dan memurahkan rezeki.. muah .. muah...
muah...